Rabu, 18 September 2013

Membuat Logo dan Animasi menggunakan CorelDraw dan Macromedia flash MX

MEMBUAT LOGO DAN ANIMASI DENGAN MENGGUNAKAN COREL DRAW DAN MACROMEDIA FLASH MX

A.      Pendahuluan
CorelDraw adalah salah satu software grafis berbasis vektor. Software lain yang sejenis antara lain: Macromedia Freehand, Adobe Ilustrator. Ada juga Autodesk AutoCad dan Kinetix 3DStudioMax yang juga berbasis vektor namun kelasnya berbeda, karena AutoCad lebih condong ke keperluan industri, dan 3DStudioMax lebih condong ke arah animasi, dan keduanya memiliki kemampuan vektor 3D.
Di antara software yang sekelas, CorelDraw memiliki kelebihan antara lain: kemudahan penggunaan lewat GUI yang informatif dan dukungannya ke raster image yang baik. Corel memiliki software raster editor sendiri dengan nama Corel PhotoPaint yang terintegrasi. Sedangkan kelemahan Coreldraw terletak pada akurasinya. Misalnya; pada transformasi gambar kadang hasilnya tidak akurat.
Perkembangan Coreldraw;
Ø  Versi 8 memperkenalkan GUI baru yang sangat informatif dan manis.
Ø  Versi 9 merupakan penyempurnaan versi 8 yang kurang stabil terhadap OS Windows.
Ø  Versi 10 dilengkapi penyempurnakan GUI dan dukungan penuh terhadap format HTML, PDF, dan animasi 2D. Versi 10 masih tetap tidak backward compatible, tetapi memberi kemungkinan melakukan penyampanan file sebagai versi_versi sebelumnya.
Perlu ditekankan sekali lagi bahwa program sejenis CorelDraw Biasanya digunakan untuk menggambar. Yang dapat digambar disini adalah hampir segala hal, mulai dari:
Ø  Bentuk dasar, seperti garis, segi empat, kurva, lingkaran, dan kapsul.
Ø  Bentuk sederhana, seperti logo dan huruf.
Ø  Bentuk kompleks, seperti tampak depan mini compo, dan tampak samping sepeda motor.
Ø  Bentuk teknis seperti potongan gedung, denah kota (lengkap dengan skala).
Ø  Text yang berupa diagram dan newsletter, hingga ke * Bentuk sangat kompleks, seperti komik, desain poster, dan clipart.
Coreldraw memberikan kemudahan lebih untuk menggambar teknik daripada menggambar non-teknik, sehingga waktu pengerjaannya pun relatif lebih singkat. Hal ini dikarenakan oleh tiga hal;
Ø  gambar teknik biasanya lebih sederhana daripada gambar lain, misalnya tubuh manusia.
Ø  gambar teknik umumnya tidak menggunakan banyak titik.
Ø  ada banyak pengulangan pada gambar teknik.

Macromedia Flash MX adalah salah satu dari sekian banyak aplikasi yang di gunakana untuk membuat animasi yang di gunakan untuk tampilan pada web. Animasi yang terbentuk bias berupa Text atau berupa Movie. Selain itu Aplikasi ini dapat juga di gunakan untuk presentasi multi media yang interaktif seperti halnya Power Point bahkan lebih baik. Flash Movie di kenal dengan Shockwave Flash file atau SWF File
Pada Waktu anda membuka tampilan Macromedia Flash MX pertama kali akan muncul tampilan movie kosong
Bagian utama tampilan Falsh MX adalah:
·         Tool bar  adalah  bagian yang di gunakan untuk membuat objek baik berupa gambar, garis, atau text. Bgian Toolbar akan di bahas lebih lanjut
·         Stage  adalah  bagian yang di gunakan untuk menempatkan objek tampilan yang kita buat
·         Timeline adalah bagian untuk membuat animasi di mana berisi frame, layer dan Scene


B.       Langkah – Langkah Membuat logo sederhana menggunakan corel draw.

1.      Jalankan program corel draw . Sehingga muncul seperti tampilan dibawah ini :

Gambar tampilan awal program corel draw
2.      Kemudian kita ubah unitnya menjadi pixel dan kita atur ukuran lembar kerja dengan panjang dan lebar sebesar 300 px.


Gambar pengaturan lembar kerja

3.      Lalu kita akan buat sebuah jajaran genjang dengan menggunakan basic shape.

Gambar membuat jajaran genjang dengan basic shape

4.      Setelah itu, Duplikatkan lagi jajaran genjang yang ada dengan menekan tombol CTRL + D. Lalu kita atur ukuran  jajaran genjang yang telah di duplikat tadi supaya pas di bagian tengah.  Sehingga hasilnya seperti Gambar berikut.

Gambar hasil duplikat jajaran genjang

5.      Kemudian kita beri warna pada masing-masing jajaran genjang. Untuk jajaran genjang yang pertama kita beri warna hitam dan jajaran genjang yang kedua kita beri warna kuning. Untuk memberikan warna kita pilih warnanya dibagian kanan lembar kerja dengan mengklik objek nya lalu kemudian klik warnanya.

Gambar hasil pemberian warna pada masing- masing jajaran genjang

6.      Lalu kita masukkan sebuah karakter bergambar bola dunia. untuk menampilkan insert characternya dengan cara menekan tombol CTRL + F11. Ganti fontnya dengan webdings, kemudian klik insert.

Gambar insert character
7.      Setelah itu, kita atur karakter bola dunia tersebut dan kita letakkan dibagian tengah kemudian kita beri warna hitam.

Gambar pemberian warna bola dunia

8.      Lalu kita masukkan huruf F  dan beri warna huruf tersebut dengan warna putih. Kemudian letakkan huruf tersebut dibagian tengah. Sehingga hasilnya seperti gambar berikut.

Gambar hasil memasukkan huruf F

9.      Kemudian kita save terlebih dahulu dengan fornat .cdr supaya nanti suatu saat bisa kita edit kembali. lalu gambar tersebut kita eksport menjadi gambar dengan klik file lalu pilih export. sehingga hasil akhirnya adalah seperti ini.


Gambar hasil akhir pembuatan logo

C.    Langkah – langkah membuat animasi sederhana menggunakan Macromedia Flash MX

1.      Jalankan program macromedia flash mx hingga tampil seperti gambar berikut.

Gambar tampilan awal program macromedia flash mx

2.      Kemudian atur stage dengan panjang dan lebarnya masing-masing 300 px.

Gambar pengaturan stage

3.      Kemudian import logo yang kita buat tadi dengan cara klik file pilih import. sehingga hasilnya seperti berikut.

Gambar hasil import logo

4.      Kemudian kita buat layer baru.



Gambar hasil pembuatan layer baru

5.      Setelah itu buat kotak dengan rectangle tool  sebesar lembar kerja, lalu beri fill color dan stroke colornya berwarna putih dan stroke heigth nya sebesar 0.1.

Gambar hasil dari rectangle tool

6.      Kemudian buat duplikat frame sesuai waktu yang diinginkan. kita blok dulu pada bagian timeline nya sepanjang waktu yang diinginkan kemudian klik kanan pada bagian yang diblok lalu pilih insert frame dan kemudian  klik kanan lagi lalu pilih convert to keyframes.

Gambar hasil duplikat frame pada timeline

7.      Lalu atur gambar kotak tadi pada bagian layer dua. atur gerakan kotak dimulai dari frame awal  kotak berada diatas hingga pada frame terakhir kotak berada pada bagian bawah.

Gambar proses pengaturan frame pada layer dua

8.      kemudian pada masing – masing frame di kedua layer  kita tambah lagi agar animasi bergerak sedikit lambat dengan cara klik kanan pada frame yang akan ditambah kemudian pilih insert frame.

 
Gambar proses penambahan frame

9.      Lalu kita save file nya dengan format .fla agar file tersebut bisa kita edit lagi. untuk menyimpan nya dalam format animasi (.swf) dengan cara klik file pilih export movie kemudian masukkan nama file lalu klik save. adapun hasil akhirnya adalah sebagai berikut.

Gambar hasil akhir dari pembuatan animasi




Tidak ada komentar:

Posting Komentar