Senin, 11 Maret 2013

Membuat Virtual Machine Dengan Virtualbox



            Oracle VM VirtualBox adalah perangkat lunak virtualisasi, yang dapat digunakan untuk mengeksekusi sistem operasi "tambahan" di dalam sistem operasi "utama". Sebagai contoh, jika seseorang mempunyai sistem operasi MS Windows yang terpasang di komputernya, maka seseorang tersebut dapat pula menjalankan sistem operasi lain yang diinginkan di dalam sistem operasi MS Windows. 
            Fungsi ini sangat penting jika seseorang ingin melakukan ujicoba dan simulasi instalasi suatu sistem tanpa harus kehilangan sistem yang ada. Aplikasi dengan fungsi sejenis VirtualBox lainnya adalah VMware dan Microsoft Virtual PC

            Sistem operasi yang dapat menjalankannya antara lain Linux, Mac OS X,Windows XP, Windows Vista, Windows 7, Windows 8, Solaris, dan OpenSolaris

Langkah langkah membuat virtual machine :

1.      1. jalankan virtual box, dengan cara mengklik icon virtual box di desktop anda atau klik start pilih all     program pilih oracle VM vitualbox, pilih lagi oracle VM virtualbox sehingga membentuk tampilan berikut ini :

                                                Gambar 1.1 tampilan awal virtual box

2       2. untuk membuat virtual machine yang baru kita klik baru pada toolbar, sehingga keluar tampilan seperti dibawah ini kemudian kita pilih next



                                Gambar 1.2 Tampilan untuk membuat virtual machine

3   3.    Berikutnya kita tentukan Nama Virtual machine dan jenis sistem operasi yang akan kita gunakan pada virtual machine kemudian klik next.


                                 Gambar 1.3 Tampilan pemilihan sistem operasi

4       4. Kemudian tentukan besarnya memori yang digunakan untuk virtual machine , penentuan jumlah memori disesuaikan dengan kapasitas memori komputer kita, kemudian pilih next


                                   Gambar 1.4 Penentuan penggunaan memori

5.       5. Langkah selanjutnya, yaitu membuat hard disk virtual, kita tandai create new hard disk kemudian pilih next.

                                             Gambar 1.5 membuat hard disk

       6. Kemudian kita tentukan  jenis tipe file virtual hard disk, disitu terdapat beberapa pilihan namun yang paling umum digunakan di virtual box adalah VDI (VirtualBox Disk Image), namun kita juga bisa menggunakan VMDK ( Virtual Machine Disk ) dimana file type ini bisa digunakan untuk Virtual machine yang lain, pada bagian ini kita member tanda pada VDI, setelah itu pilih next.



                                    Gambar 1.6 pemilihan file type virtual disk

     7. Kemudian kita menentukan Virtual Disk Storage details dimana terdapat dua pilihan yaitu Dynamically allocated yakni mengikuti sesuai dengan penggunaan pada saat Virtual machine dijalankan dan Fixed Size yakni sesuai dengan jumlah yang ditentukan pada saat Virtual Machine dijalankan. pada bagian ini kita pilih Dynamically allocated karena dapat lebih menghemat kapasitas hard disk komputer anda , lalu kita klik next.



                              Gambar 1.7 pemilihan tipe virtual disk storage details

8       8. Kemudian kita menentukan kapasitas hard disk virtual machine  yang anda inginkan, jika sudah ditentukan kita pilih next.



                               Gambar 1.8 Penentuan jumlah kapasitas virtual disk

9       9. Kemudian keluar tampilan bahwa virtual disk telah selesai dibuat kemudian kita pilih create.



                               Gambar 1.9 tampilan bahwa virtual disk telah dibuat.

1  10.   Kemudian keluar tampilan bahwa proses pembuatan virtual machine telah selesai dilakukan, kemudian kita pilih create.


                         Gambar 1.10 tampilan bahwa virtual machine berhasil dibuat

1  11.   kemudian tampil hasil virtual machine yang kita buat, langkah selanjutnya kita melakukan setting pada virtual machine yang kita buat dengan cara klik setting pada toolbar atau klik kanan pada virtual machine lalu plih setting .

                     Gambar 1.11 Proses menjalankan setting pada Virtual machine


                                       Gambar1.12 tampilan awal menu setting

1    12.   Langkah selanjutnya yaitu kita melakukan pengaturan urutan boot untuk virtual machine, untuk mengaturnya kita pilih menu system, kemudian terdapat beberapa perangkat pada bagian boot order, lalu kita susun yang pertama adalah CD/DVD-ROM, kedua yaitu Hard disk.


                                       Gambar 1.13 Proses Mengatur Boot Order

1    13.   Berikutnya kita memasuki menu storage, Disini kita bisa memasukan file sistem operasi yang berekstensi .iso. kita pilih CD/DVD ROM . kemudian kita klik pada gambar CD kita pilih chose a virtual disk file. terus kita pilih iso file sistem operasi nya kemudian klik open.


                     Gambar1.14 proses memasukan image file ke virtual machine


                                         Gambar 1.15 memilih image file

     14.   Kemudian kita masuk ke pengaturan jaringan, kita atur adapter jaringan ke posisi host only adapter


.
                                             Gambar 1.16 proses pengaturan jaringan

     15.   Jika semua selesai diatur kita klik OK, dan virtual machine siap digunakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar